Pernahkah?

Pernahkah kamu merasa kesepian di tengah lalu lalang orang yang kamu kenal? Jiwa kamu seperti melayang entah berada di mana, sementara hanya ragamu yang di tempat.

Pernahkah kamu merasa sangat sedih suatu saat? Ketika sebenarnya banyak orang di sampingmu yang bersedia menemanimu.

Pernahkah kamu berharap, tapi pada kenyataannya hanya harapan kosong yang kamu dapat?

Pernahkah mempedulikan orang yang kamu anggap sebagai keluarga, tapi apakah mereka menganggapmu seperti keluarga?

Pernahkah kamu berpura-pura tersenyum untuk orang yang kamu sayangi? Sedang hati tidak baik.

Pernahkah kamu merasa bahagia memiliki banyak teman? Tapi nyatanya kamu tahu itu bukan definisi bahagia yang sebenarnya.

Pernahkah kamu ingin berhijrah? Tapi hanya sebatas pernah dan belum terealisasi dengan baik, kembali pada titik terburuk, lalu beranjak kembali. Up and down.

Pernahkah kamu jatuh dan kembali bangkit seorang diri tanpa belas kasih apalagi uluran tangan orang lain?

Pernahkah kamu ingin mengungkap semua perasaanmu? Tapi, tidak ada tempat bersandar yang benar-benar merebahkan lelah, selainNya.

Pernahkah kamu berpikir yang paling tahu segala dari dirimu adalah kamu, tapi sebenarnya tidak. Ada maha pemilik segala.

Dan pernahkah kamu berproses dengan hasil yang tak sebanding? Sedang jiwa kamu telah lelah lama bertarung, dan kamu hampir menyerah dan kalah dengan keadaan.

Pernahkah?

Aku iya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harus Kusebut Apa

Pulang